dprd.slemankab.go.id – Peresmian hasil kegiatan Padat Karya APBD 2023 dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Sleman serta pejabat lainnya. Peresmian simbolis di laksanakan di Padukuhan Pisangan, Tridadi, Sleman yaitu pengerjaan Talud Makam. 2 lokasi lainnya berada di Padukuhan Pojok, Kalurahan Wonokerto talud Jalan, dan Padukuhan Kalirese, Trimulyo Sleman cor blok dan talud. Dalam kegiatan Padat Karya ini Pemkab Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman menggandeng warga masyarakat sekitar dan penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam program padat karya.
Adapun kegiatan padat karya ini menggunakan anggaran APBD 2023 sekitar Rp150 juta per titik. Sedangkan pelaksanaannya di 17 titik. Padat karya menjadikan momen keterlibatan warga untuk bergotong royong dalam pelaksanaan tersebut, keterlibatan wanita dan warga disabilitas di antara 52 pekerja dinilai menjadi wujud nyata kekompakan dan kesungguhan warga masyarakat dalam memakmurkan wilayahnya.
Dalam Pidatonya Bupati Sleman menyampaikan melalui Padat karya APBD ini, kami berharap bisa mengangkat masyarakat yang menganggur dan setengah menganggur untuk mendapat kerja dan mengurangi angka pengangguran. Bupati juga menyampaikan pembangunan yang dikerjakan sendiri oleh masyarakat, hasilnya pasti lebih bagus, dan bisa melebihi target. “misalnya di RAB hanya 300 meter, karena masyarakat yang mengerjakan dengan gotong royong, talud atau jalan cor bisa lebih dari 300meter, dan kualitas nya pasti lebih bagus”, tambahnya. Padat karya juga untuk mewujudkan fasilitas-fasilitas yang ada di kabupaten Sleman mempermudah akses jalan agar bisa menghubungkan antara satu daerah dengan yang lain.
Haris Sugiharta Ketua DPRD menyambut baik dengan adanya warga sekitar dan penyandang disabilitas untuk dipercaya mengerjakan kegiatan Padat Karya 2023 ini, kami juga berkomitmen apapun yang diminta masyarakat asal bermanfaat, kreatif dan bernilai ekonomi, kami siap berusaha untuk menyiapkan anggaran.

