Badan Kehormatan

Sesuai dengan Surat Keputusan DPRD Kabupaten Sleman nomor 8 tahun 2022 ditetapkan di Sleman pada tanggal 28 April 2022 tentang perubahan atas keputusan DPRD Kabupaten Sleman nomor 27 tahun 2019 tentang pembentukan Badan Kehomatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman, pimpinan dan keanggotaannya.

Berdasarkan ketentuan pasal 74 peraturan DPRD Kabupaten Sleman nomor 1 tahun 2020 tentang tata tertib, perpindahan anggota DPRD dalam Badan Kehormatan ke alat kelengkapan lainnya dapat dilakukan setelah masa keanggotaannya dalam Badan Kehormatan paling singkat 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan berdasarkan usul fraksi dan ditetapkan dalam rapat paripurna.

Tugas Badan Kehormatan dewan sebagai berikut:

  1. Memantau dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan anggota DPRD terhadap sumpah/janji dan kode etik;
  2. Meneliti dugaan pelanggaran terhadap sumpah/janji dan kode etik yang dilakukan anggota DPRD;
  3. Melakukan penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan/atau masyarakat; dan
  4. Melaporkan keputusan Badan Kehormatan atas hasil penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi pada rapat paripuma.

Wewenang Badan Kehormatan daerah sebagai berikut:

  1. Memanggil anggota DPRD yang diduga melakukan pelanggaran sumpah/janji dan kode etik untuk memberikan klarifikasi atau pembelaan atas pengaduan dugaan pelanggaran yang dilakukan;
  2. Meminta keterangan pelapor, saksi, atau pihak lain yang terkait termasuk meminta dokumen atau bukti lain dan menjatuhkan sanksi kepada anggota DPRD yang terbukti melanggar sumpah/janji dan kode etik.