
setdprd.slemankab.go.id – Umat Kristen di seluruh dunia memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih, 40 hari sehabis Kebangkitan dan 10 hari sebelum “Pencurahan Roh Kudus (Pantekosta)”. Kenaikan Yesus (Almasih) mempunyai arti yang sama pentingnya dengan insiden kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus. Kenaikan Yesus, sehabis Ia menuntaskan pelayanan-Nya di dunia, pemaknaannya bagi gereja yakni kekuatan pelayanan yang mendasari pelayanan gereja dalam ‘pergerakan’ gereja sampai sekarang.
Pesta Kenaikan Yesus Kristus atau Kenaikan Kristus (Micraj Isa Almasih) yakni nama Pesta Nasrani untuk memperingati kenaikan Yesus ke surga. Perayaan yang bergeser ini selalu jatuh pada hari Kamis, 40 hari sehabis perayaan Paskah, 10 hari sebelum Hari Raya Pentakosta. (sumber : wikipedia.org)
Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, di mana disaksikan oleh murid-murid-Nya, Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan, seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. “Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah”, (Markus 16:19).
