“Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”
Pemerintah Kabupaten Sleman memperingati Hari Jadi ke-110 tahun dengan mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”. Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Sleman.
Ungkapan “Nggendong Mikul” memiliki makna filosofi mendalam tentang sikap saling menopang dan membantu antarwarga. Sementara “Murih Rahayuning Sleman” berarti mewujudkan keselamatan, ketenteraman, dan kemajuan Kabupaten Sleman secara berkelanjutan. Nilai tersebut diharapkan menjadi semangat seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang harmonis, maju, dan sejahtera.
Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan dan pembangunan di berbagai sektor. Berbagai kegiatan budaya, sosial, hingga pembangunan daerah turut memeriahkan perayaan tahun ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Sleman.
Bupati Harda Kiswaya menyampaikan bahwa tema tahun ini mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Sleman semakin maju dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warga.
Melalui peringatan Dirgahayu ke-110 ini, Kabupaten Sleman diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang unggul dalam bidang pendidikan, budaya, ekonomi, dan pariwisata, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sleman.
“Dirgahayu Kabupaten Sleman ke-110. Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman.”

