Ketua DPRD Kabupaten Sleman Y. Gustan Ganda, S.T menghadiri rapat koordinasi penting mengenai tindak lanjut kebijakan penanganan premanisme dan organisasi masyarakat (Ormas) yang meresahkan. Rapat ini diselenggarakan di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan fokus pada upaya menjaga iklim investasi serta keberlangsungan usaha di DIY, yang di selenggarakan di Hotel ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta, pada Kamis (12/06).
Pertemuan ini menjadi krusial mengingat adanya laporan dan kekhawatiran terkait potensi gangguan dari oknum preman atau Ormas tertentu yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan rasa tidak aman di masyarakat. Kehadiran Ketua DPRD Sleman menunjukkan komitmen legislatif Kabupaten Sleman dalam mendukung kebijakan provinsi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha.
Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas berbagai langkah strategis dan sinergi antarlembaga, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pihak terkait lainnya. Tujuannya jelas, yaitu menindak tegas praktik premanisme dan aktivitas Ormas yang melanggar hukum atau mengganggu ketenteraman, sekaligus memastikan iklim investasi di DIY tetap menarik dan aman.
Y. Gustan Ganda, S.T menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam implementasi kebijakan ini. Penanganan premanisme dan Ormas meresahkan membutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak. Keamanan dan kenyamanan masyarakat serta iklim investasi yang kondusif adalah prioritas kita bersama. Harapannya rapat ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan langkah-langkah konkret yang efektif, demi terwujudnya Provinsi DIY, khususnya Kabupaten Sleman, yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warganya serta para investor dan pelaku usaha.




