Sleman, – Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y.Gustan Ganda menerima audiensi PTKNI BidangTenaga Kependidikan Kabupaten Sleman di Ruang Bapemperda DPRD Kabupaten Sleman pada Kamis, 6 Februari 2025. Audiensi dihadiri 4 orang pengurus Tenaga Kependidikan (Tendik) dan 25 orang perwakilan Tendik dilingkungan Kabupaten Sleman. Audiensi diawali dengan sambutan selamat datang oleh Ketua DPRD Sleman, dilanjutkan penyampaian maksud dan tujuan audiensi oleh Ketua Tendik Kabupaten Sleman, Anjar Hastuti, S.IP yang mengatakan bahwa Tenaga Pendidik yang terdata di Kabupaten Sleman sebanyak 1.500 orang, yang belum terakomodir menjadi P3K sebjumlah 400 orang, sudah terdaftar dan masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN) belasan tahun serta telah mengikuti ujian kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Harapannya di tahun ini Tenaga Pendidik bisa diselesaikan pengangkatannya sebagai P3K.
Dalam sambutan dan arahannya, Ketua DPRD mengatakan “terkait apa yang menjadi tuntutan Tendik secepatnya dibuatkan surat resmi yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, sampaikan permasalahannya, saya akan tindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Bupati, DPRD, Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan”.
Pada kesempatan itu Wakil Ketua Tendik Kabupaten Sleman, Yudha Sutawa, S.Sos menambahkan bahwa beberapa waktu yang lalu sudah mengikuti ujian kompetensi, secara nilai tinggi tetapi tetap diprioritaskan Tenaga Honorer Kategori (THK) 2. Untuk itu berharap DPRD mendorong Pemkab. Sleman untuk menyelesaikan Tendik R.3 / R.2 menjadi P3K penuh waktu bukan P3K paruh waktu dan bisa diikutkan lagi pada ujian kompetensi lanjutan. Jika memang P3K paruh waktu sebagai batu loncatan kami bisa terima tapi harus ada kejelasan sampai berapa lama.
Diakhir audiensi Ketua DPRD menegaskan jika surat resmi sudah terkirim dan masuk ke Pemkab. Sleman, saya akan mengawal untuk segera ditindaklanjuti bersama Bupati dan OPD terkait. “Sampaikan permasalahannya, jangan berlarut-larut, Tenaga Pendidik supaya nyaman dulu, baru mendidik. Gimana mau mendidik kalau masih ada yang kurang nyaman” imbuhnya.







Apa tanggapan Ketua DPRD Sleman terhadap permintaan pengangkatan tenaga pendidik sebagai P3K dalam audiensi tersebut? Visit us IT Telkom