dprd.slemankab.go.id – Sampah merupakan salah satu permasalahan yang mendapat fokus utama di mata dunia, terutama Indonesia. Pada tahun 2021 lalu, volume sampah di Indonesia mencapai 68,5 juta ton dan naik menjadi 70 juta ton pada tahun 2022.
Meningkatnya konsumsi manusia menjadi penyebab naiknya volume sampah di Indonesia. Pemerintah sudah mencoba untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya dengan cara memisahkan sampah organik dan non-organik. Akan tetapi hal itu saja tidak cukup.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman berinisiatif untuk membangun infrastruktur Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani di daerah kalasan. Pembangunan ini memakan anggaran sebesar Rp.7,4 miliar dengan target pembangunan selama tiga bulan dan diharapkan dapat beroperasi pada bulan November mendatang.
TPST Tamanmartani ini digadang bisa mengurangi 80 ton sampah dalam sehari, yang mana akan sangat membantu permasalahan sampah di Indonesia. Terutama di daerah Kabupaten Sleman.
Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Shodiqul Qiyar, S.IP. mengatakan sangat mengapresiasi pembangunan TPST Tamanmartani, karena masalah sampah memang harus segera dituntaskan agar bumi menjadi lebih asri lagi. Dengan didirikannya infrastruktur ini, diharapkan warga Kabupaten Sleman bisa lebih kritis dalam mengatasi masalah sampah di daerah mereka.

