dprd.slemankab.go.id – Pembinaan Generasi Muda. Kesbangpol bersama PDPM Sleman, melalui POKIR DPRD Sleman Bertempat di Ruang Rapat Timur Dinas Dinas Bupati 14 dan 15 Maret 2022 dengan Peserta 45 dari AMM Sleman Kepala Badan Kesbangpol Sleman menyampaikan materi “kebijakan Pemerintah daeah dalam Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan”. dr. Raudi Akmal memaparkan tentang “peran Generasi Muda Dalam menjafa Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.
Ada banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa tapi itu semua dimulai dengan langkah-
langkah kecil. Tidak perlu menuntut diri untuk melakukan hal besar, mulai dengan melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita masing-masing
Jumlah pemuda saat ini mencapai 23.9% atau 1/4 dari total penduduk Indonesia atau sebesar 64,92 Juta jiwa. Pemuda Menurut UU No 40 Tahun 2009, Pemuda adalah warga negara Indonesia yang berusia 16- 30 tahun yang merupakan periode usia pertumbuhan dan perkembangan.
Dalam dokumen World Programme of Action for Youth to the Year 2000 and Beyond,dinyatakan bahwa pemuda di semua negara merupakan sumber daya manusia utama untuk pembangunan dan agen utama dalam perubahan sosial, pembangunan ekonomi, dan inovasi teknologi.
Peran pemuda untuk Pelindung Kesatuan Bangsa adalah dengan menginisiasi gerakan-gerakan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan membangun kesatuan serta meredusir isu-isu propaganda yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Sebanyak 52,1 % pemuda bekerja, Sekolah 17.1%, Mengurus rumah tangga 16.6%, Pengangguran 8.8%, Lainnya 5.5% . Untuk itu, pemuda mempunya peran dalam pengembangan dan peningkatan ekonomi khususnya sektor kreatif,
Sebagai Penentu Arah Politik, jumlah pemuda yang memiliki hak pilih pada Pemilu saat ini berkisar 79,13% dari total pemuda di Indonesia dimana peran pemuda dalam politik adalah Bertransformasi sebagai kaum intelektual dalam politik dengan terlibat aktif dalam politik praktis Jika tidak di politik praktis maka menjadi kaum intelektual yang bertugas dalam memberikan pendidikan politik, Mengoptimalkan literasi politik hingga tidak termakan black campaign dan Ikut serta menentukan pilihan dalam pesta demokrasi
Se
mentara materi “ Pemuda dalam Permasalahan Generasi Bangsa “ disampaikan oleh DR. Aviandi Okta Maulana, SE. M.Acc.Ak. CA
Eko Sumardiyanto Ketua Pemuda Muhamadiyah Sleman menandaskan pentingnya generasi muda mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari sisi moral, Agama dan pengetahuan. Apalagi untuk generasi yang mulai beranjak dewasa yang berproses mencari jati diri kehidupannya, sementara generasi saat ini sering mengabaikan belajar dari generasi sebelumnya padahal penting mempelajari berbagai hal dari pencapaian generasi sebelumnya sebagai bekal menatap masa depan dengan penguasaan teknologi namun dengan pondasi yang kuat dari sisi moral dan agama.
