dprd.slemankab.go.id – Banyaknya coretan vandal yang ada di Buk Renteng kanal Van Der Wijck, pemerhati cagar budaya laksanakan pemutihan kembali cagar budaya Buk Renteng Van Der Wijck minggu (13/3). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelestarian dan perawatan bangunan bersejarah non gedung yang termasuk cagar budaya.. Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Sleman, Asisten Sekda, Perwakilan Polda DIY, pemerhati Budaya dan perwakilan dari pemerintah kota Yogyakarta. Buk Renteng Van Der Wijck yang berada di wilayah Kalurahan Banyurejo sendiri kini sudah bersih dan sudah di cat dasar putih sehinga tampak lebih rapi dan indah.
Perlu diketahui, Kanal Van Der Wijk adalah saluran irigasi buatan jaman Belanda. Saluran irigasi ini memiliki panjang sekitar 1,5 km dengan tinggi sekitar 4 meter di atas permukaan tanah. Saluran irigasi yang terkenal dengan nama Buk Renteng tersebut punya lebar 2,5 meter dengan kedalaman rata-rata 2-3 meter. Saluran irigasi ini dipenuhi air dan mampu mengairi sawah hingga 20.000 Ha.
Haris Sugiharta, S.IP Ketua DPRD Sleman mengapresiasi yang setingi-tinginya kepada seluruh jajaran yang bersinergi guna dilaksanakannya pemutihan kembali Cagar Budaya Buk Renteng Van Der Wijck ini, baik dari kalangan pelestari Budaya, kapanewon Tempel, Kalurahan Banyurejo dan seluruh aspek masyarakat yang mau memperhatikan Cagar Budaya. Pihaknya menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sleman akan salalu hadir mendampingi dan memfasilitasi guna menjembatani kegiatan masyarakat yang bersifat positif.

