setdprd.slemankab.go.id – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Bupati Sleman Dra. Kustini Sri Purnomo, bersama Ketua DPRD Haris Sugiharta, S.IP, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman H.R. Sukaptana, S.H. serta OPD terkait menghadiri peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Tarbiyyatul Islam di SMP Negeri 1 Sleman serta penandatanganan prasasti peresmian renovasi Aula “Graha Pradipta” SMP Negeri 1 Sleman dan Penyerahan Simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dirjen Dukcapil (12/10).
Dalam sambutannya Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi dan menyambut gembira atas dibangunnya masjid serta peresmian Aula di SMP Negeri 1 Sleman. Semoga dengan adanya sarana ibadah, dapat mengakomodir kebutuhan seluruh staf dan peserta didik dalam beraktivitas. Selain itu, semoga dengan dibangunnya masjid ini akan menambah semangat beribadah para peserta didik SMP Negeri 1 Sleman.
Perbaikan kualitas lembaga pendidikan dan peningkatan mutu sekolah tidak ditentukan oleh lengkapnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, namun terbentuknya attitude para pendidik dan peserta didik melalui kebutuhan keagamaan. Keberadaan sarana dan prasarana penunjang peribadatan tentu menjadi suatu kebutuhan yang diperlukan dalam mengupayakan terciptanya pondasi keagamaan yang kuat.
“Perbaikan mutu sekolah sangat dipengaruhi oleh kultur sekolah. Dengan adanya kultur sekolah dapat membangun iklim suasana proses pembelajaran yang nyaman bagi pendidik dan peserta didik. Kondisi tersebut akan menghasilkan lulusan yang berkualitas, bertaqwa, berakhlak mulia, dan berkebudayaan, ungkap Kustini saat penyampaian sambutan,” Ujarnya.
Mengingat pada saat ini pandemi COVID-19 belum juga usai, saya mengharapkan agar SMP Negeri 1 Sleman dapat menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan metode pembelajaran di masa pandemi. Diharapkan dengan upaya tersebut maka proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan mencegah penularan COVID-19. Selain itu, pelaksanaan ibadah dalam masa pandemi harus disesuaikan juga. Penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat dan konsisten disemua tempat, sehingga penyebaran dan penularan COVID-19 dapat kita hentikan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh memberikan E-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada pelajar SMP Negeri 1 Sleman yakni Dzulfiqar Daffa Kurniawan, Faiza Khairina Putri Nugroho, Yuki Revianka, dan Emmanuela Rosthere Arsitafuri. (justicia)

