setdprd.slemankab.go.id – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai dilaksanakan di Kabupaten Sleman. Penerapan protokol kesehatan yang ketat tetap menjadi hal utama dalam mulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas ini. Terlebih disaat ini pandemi Covid 19 yang belum kunjung berkesudahan, dibutuhkan berbagai penanganan secara komprehensif dan membutuhkan kerjasama lintas sektoral yang baik dalam upaya pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas.(22/10)
Y. Gustan Ganda selaku anggota komisi D mendorong penuh proses pembelajaraan tatap muka terbatas ini. Terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas, Pemerintah daerah harus benar-benar menyiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan. Termasuk siapa saja nanti yang bertanggung jawab jika ada yang terkena Covid-19 termasuk fasilitasnya. Melihat kondisi saat ini maka perlu kehati-hatian dalam membuka kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Pihaknya menambahkan sebenarnya kini Warga Sleman sudah sangat cerdas dan sudah semakin maju sehingga sudah sadar akan tertibnya mematuhi protokol kesehatan dengan ketat, sehingga diharapkan untuk proses pembelajaran tatap muka terbatas ini dapat terselenggara dengan baik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Erry Widaryana mengutarakan bahwa dalam penyelenggaraan PTMP di Kabupaten Sleman sudah berjalan dengan baik. Sekolah-sekolah yang melangsungkan PTMP juga sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan ketat. PTMT ini sementara diikuti 85 Sekolah Dasar (SD) dan 119 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan jam pembelajaran selama 2 jam untuk SD sedangkan untuk SMP selama 3 jam.
Ketua PGRI Kabupaten Sleman yang sekaligus kepala Sekolah SD Taraman Mujiyanta menambahkan untuk PTMT ini sendiri sudah diatur sedemikian rupa baik dari proses kedatangan siswa sendiri sudah diatur dengan jalan yang berbeda dengan jalur kepulangan. Dirinya juga memaparkan kini dari sisi Guru , sudah siap untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Ternbatas. Kini di setiap sekolah sudah di sediakan alat cuci tangan dan siap menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.(pyp)

