setdprd.slemankab.go.id – Palang Merah Indonesia (PMI) memperingati Hari ulang tahun ke 74 di Sleman City Hall dengan tema “Kita Tangguh Indonesia Maju”, dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta, Wakil Bupati Sleman Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes., jajaran Forkopimda Sleman dan pejabat tinggi di lingkungan Kabupaten Sleman. (17/9) selain donor darah pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sleman juga melepas kontingen Sleman untuk mengikuti Jumtek (Jumba Bakti Gembira dan Temu Karya) tingkat Provinsi yang diadakan di Kabupaten Gunung Kidul.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, donor darah merupakan bentuk kepedulian sesame manusia dan saat ini kebutuhan darah terus meningkat. Oleh karena itu, kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung PMI untuk lebih baik lagi dalam hal kemanusiaan. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dengan melalui Peraturan Bupati Sleman no 38,26 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Jaminan Biaya Pengganti Pengolahan Darah, hal ini menunjukan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman serius berkomitmen untuk mendukung PMI dalam hal pelayanan darah gratis bagi warga Sleman yang melalui program Lada Manis, tambahnya.
Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengapresiasi langkah Pemda Sleman, karena telah mengalokasikan dana APBD untuk mengganti biaya pengolahan darah, sehingga masyarakat Sleman bisa memperoleh darah sesuai golongan darah secara gratis di PMI Sleman.
Dalam sambutannya ketua PMI Sleman dr. Sunartono mengatakan pada peringatan HUT PMI ke 74 tahun mengajak untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sleman. Tahun 2019 PMI Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sleman dan RSUP Dr. Sardjito untuk melakukan pengecekan kualitas darah yang di sumbangkan pendonor, hasil dari pengecakan tersebut bahwa darah dari PMI Sleman telah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 91 Tahun 2015, yang artinya darah dari PMI Sleman sangat memenuhi syarat untuk di donorkan ke pasien yang membutuhkan, tambahnya.
© 2019, Humas (Afp, Yuk)





