Grand Design Pembangunan Kependudukan di Sleman Jelang Bonus Demografi 2045

dprd.slemankab.go.id – Kabupaten Sleman diprediksikan memasuki bonus demografi pada 2045 nanti. Pada era ini perlunya disiapkan generasi yang berkualitas untuk sadar kependudukan yaitu membentuk keluarga kecil berkualitas, menyiapkan generasi penerus. Disinilah pentingya untuk menyusun blue print kebijakan mobilitas penduduk yang komprehensif, untuk menghindarkan atau mengantisipasi permasalahan kependudukan di Kabupaten Sleman. Hal ini Nampak dalam Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan yang akan dibahas bersama legislative.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman pada Selasa, 12 April 2022 bertempat di Joglo Secowijayan, Botokan Sendangrejo Minggir menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum Public Hearing dengan tema Grand Design Pembangunan Kependudukan Di Sleman Tahun 2027 – 2045 dengan menampilkan Heribertus Riswidodo, S.E.M.SE Pemerintahan dan SDM Bapedda dan Dr. Arif Bintoro Johan, M.Pd. (Akademisi) dengan Moderator : Arif Kurniawan, S.Ag.,M.H. dihadapan komponen masyarakat Minggir dan Seyegan.

Dalam paparannya Heribertus menyampaikan bahwa “kondisi kependudukan Kabupaten Sleman menghadapi permasalahan, pertama, pengendalian kuantitas penduduk belum optimal dilaksanakan. Kedua, kualitas penduduk masih perlu ditingkatkan. Ketiga, indeks ketahanan keluarga di Kabupaten Sleman masih belum optimal. Keempat, pengarahan mobilitas perlu diarahkan ke daerah yang dianggap belum berkembang. Kelima, belum tersedianya data penduduk yang up to date sehingga data kependudukan di Kabupaten Sleman belum termanfaatkan secara optimal untuk perumusan kebijakan”.

Selain sebagai pedoman dalam menentukan arah, tujuan, dan kebijakan program pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, penataan persebaran dan pengarahan mobilitas penduduk, dan penataan administrasi kependudukan di Kabupaten Sleman, Peraturan Daerah mengenai Grand Design Pembangunan Kependudukan juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan di segala bidang. Pelaksanaan dan integrasi dengan berbagai stakeholder dilakukan secara cermat dan terarah. Karena itu diperlukan Peraturan Daerah mengenai Grand Design Pembangunan Kependudukan yang dapat digunakan sebagai acuan yang sah bagi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan kontribusi dalam melaksanakan pembangunan kependudukan.
Sementara Arif Bintoro Johan menandaskan bahwa ,” Bonus demografi penduduk dapat menjadi berkah sekaligus bumerang. Hal itu menjadi berkat ketika bonus demografi menghasilkan kesejahteraan yang jauh lebih baik dengan angkatan kerja yang produtif alias tidak menganggur.”

Peran orang tua harus dioptimalkan dalam melakukan perlindungan terhadap anak-anak. Orang tua sebagai benteng utama bagi anak-anak dalam menghadapi kemajuan zaman dan pengaruh lingkungan yang sangat dominan mempengaruhi perkembangan anak-anak semisal klithih yang jadi keprihatinan bersama. ARH 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.