Komisi D Monitoring Ke RSUD Prambanan Terkait Pelayanan

dprd.slemankab.go.id –Komisi D DPRD Kabupaten Sleman melakukan monitoring pelayanan di RSUD Prambanan, monitoring dipimpin oleh Ketua Komisi D, M. Arif Priyo Susanto, S.Si. bersama dengan anggota Susilo Nugroho, S.IP. B.Rury Tyas Pramuri, S.E., Tri Mulya Wijayanti, S.ST.,  dan H. Suryana, A.Md., Kes. diterima oleh Direktur RSUD Prambanan drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes. dan jajarannya (7/12).

Arif Menyampaikan maksud dan tujuan komisi D DPRD Kabupaten Sleman mengunjungi Rumah Sakit pemerintah kelas tipe C tersebut antara lain mengenalkan anggota – anggota baru yang ada di komisi D periode saat ini, karena RSUD merupakan Mitra kerja Komisi D bidang kesejahteraan rakyat melalui fungsi Kesehatan.

Direktur RSUD Prambanan drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes menyampaikan terimakasih atas kedatangan Komisi D, beliau mengatakan Upaya yang dilakukan jajaran beserta seluruh pegawai RSUD Prambanan telah membuahkan hasil dengan tercapainya target.Beberapa target tersebut diantaranya telah lulus dan diperolehnya sertifikat ISO 9001:2008 di tahun ke empat dan disusul di tahun ke lima yaitu tahun 2015, penetapan kelas sebagai Rumah Sakit kelas Tipe C oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Dari segi infrastruktur pun, pembangunan di RSUD Prambanan terus dilakukan sehingga fasilitas yang ada semakin meningkat.
Keberhasilan pelayanan dan peningkatan kualitas tidak lepas dari bantuan dan kerjasama yang baik antara Pemerintah DIY, Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, masyarakat dan semua pihak. Untuk itu kami menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini.

Besar harapan bahwa keberhasilan yang telah dicapai dan kerjasama yang telah terjalin sampai pada tahun ke lima ini agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya untuk mewujudkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih berkualitas. Hal lain yang dianggap kurang berhasil menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan, tambahnya.

drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes. juga menyampaikan bahwa permasalahan yang ada sekarang adalah kurangnya lahan parkir di RSUD Prambanan, karena lahan yang ada tidak mampu menampung kendaraan masyarakat yang mengunjungi RSUD ini. Kami sudah berupaya untuk meminjam atau menyewa lahan Tekno Park Mega Andalan, tapi itu tidak berdampak signifikan, karena lahan tersebut juga di gunakan oleh PT tersebut, solusi nya mungkin untuk lahan parkir bisa menyewa lahan kas desa.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi D Arif Priyo menyampaikan untuk kendala utama yaitu lahan parkir akan dibahas di rapat Komisi D dengan mitra OPD terkait, semoga dalam waktu dekat ini bisa mendapatkan solusi terbaik untuk lahan parkir yang tidak memadai tersebut. Karena lahan parkir juga merupakan pelayanan ke masyarakat ataupun pasien. Secara garis besar untuk perlengkapan alat medis sudah terpenuhi dengan baik, memiliki system yang canggih serta sudah memiliki standar aturan Kementrian Kesehatan RI. Terkait pelayanan BPJS masih menjadi permasalahan utama bahkan di nasional, tambahnya.

©2019 Humas (afp/yuk)

Monitoring Komisi D DPRD Kabupaten Sleman di RSUD Prambanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*