Pembukaan Pasar Burung Ngijon Dihadiri Komisi C DPRD Sleman

dprd.slemankab.go.id – Komisi C DPRD Sleman merupakan alat kelengkapan DPRD yang membidangi pembangunan. Tugas dan fungsi Komisi C meliputi fungsi perencanaan, pekerjaan umum, pembangunan ekonomi, dan lingkungan hidup. Pada Sabtu, (2/11) Komisi C beserta pemerintah Kabupaten Sleman menghadiri pembukaan pasar burung di pasar Ngijon, Turgenen, Sumberagung, Moyudan, Sleman. Acara tersebut diprakarsai oleh Paguyuban Pedagang Burung di wilayah kecamatan Moyudan. Acara pembukaan pasar burung di Ngijon tersebut dibuka oleh H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman. Di depan pedagang dan pengunjung pasar Ngijon, beliau mengucapkan selamat atas dibukanya area burung kicau di pasar Ngijon Kecamatan Moyudan. Setelah memberikan sambutan, Kepala BKAD Kabupaten Sleman tersebut juga memborong burung lovebird dari para pedagang.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Timbul Saptowo, S.T. didampingi anggota Komisi C H. Wawan Prasetia, S.E. memberikan pendapatnya terkait acara tersebut kepada wartawan. Menurut Timbul, pembukaan pasar burung tersebut dapat mendukung ekonomi masyarakat meningkat, dan mempengaruhi potensi pengembangan ke sektor lain misal pariwisata atau lainnya.

Camat Moyudan Drs. Arifin, M.Laws. mengatakan, tujuan dibukanya pasar burung tersebut yaitu agar pasar tradisional lebih menarik, dengan dibukanya pasar burung diharapkan bisa menjadi destinasi untuk wisata ataupun belanja burung kicau di pasar Ngijon. Menurutnya ada beberapa yang melatarbelakangi dibukanya pasar tersebut. Salah satunya yakni menaikkan income masyarakat. Dalam waktu dekat dapat merambah lagi ke pasar tanaman hias. Arifin juga menambahkan dalam pasar burung tersebut terdapat berbagai jenis burung yang diperjualbelikan. Ada 2 macam burung yang tersedia di pasar Ngijon tersebut yaitu burung ocehan dan burung anggungan. Burung ocehan terdiri dari murai, cucak cungkong, kacer, trothokkan dan lain sebagainya. Sedangkan burung anggungan seperti burung perkutut, derkuku, dara, dan berbagai unggas lainnya. Untuk kedepannya Arifin menegaskan akan dibangun penutup dan tempat duduk bagi para pedagang, dan berbagai klasifikasi pedagang pasar unggas tersebut.

Menurut Ketua Paguyuban “Guyub Rukun Pedagang Pasar Ngijon” yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sleman Untung Basuki Rahmad, S.Ag. mengatakan, untuk kedepannya akan dibuka lahan untuk menampung berbagai jenis hewan seperti kelinci, unggas dan lain-lain. Jadi kedepannya bukan hanya pasar burung tapi juga pasar hewan Ngijon, tambahnya.

Tidak hanya Komisi C, ucapan selamat atas dibukanya pasar burung Ngijon hadir dari Anggota DPRD Kabupaten Sleman lainnya serta para Pejabat Pemerintah Kabupaten Sleman hingga Anggota DPR RI.

© 2019, Humas (Afp/Yuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*