Komisi D DPRD Sleman, Terima Tamu Kunjungan Kerja Dari Komisi III DPRD Belitung Terkait Alokasi Anggaran Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan

dprd.slemankab.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Sleman melalui Komisi D menerima tamu dari Komisi III DPRD Kabupaten Belitung. Kunjungan kerja berkaitan dengan studi komparasi dengan peran serta DPRD dalam mendukung optimalisasi anggaran di bidang Kesejahteraan Rakyat khususnya terkait alokasi anggaran bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Rapat dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi D, Kepala Dinas Kebudayaan, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan. Rapat dilaksanakan di Ruang Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman pada Senin, (11/11).

Berkaitan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi D dr. Raudi Akmal mengucapkan sambutan selamat datang kepada tamu kunjungan kerja tersebut dan mengenalkan potensi budaya dan pendidikan di Kabupaten Sleman. Beliau mengatakan bahwa Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Dari 8 Universitas Negeri di Yogyakarta, 7 diantaranya berada di wilayah Kabupaten Sleman.

Raudi Akmal menyayangkan masih banyak pegawai pendidikan, terutama GTT dan operator sekolah yang masih mendapat gaji dibawah Upah Minimum Regional (UMR). Beliau menyampaikah bahwa standar UMR di Yogyakarta tergolong rendah dibandingkan daerah lainnya. Berkaitan dengan alokasi penganggaran pendidikan, Raudi mengatakan bahwa saat pembahasan RAPBD yang paling menyoroti rancangan anggaran pendidikan adalah Komisi D. Raudi juga mengatakan bahwa RAPBD 2020 telah disepakati anggaran BOSDA mengalami kenaikan sebesar 25%. “Anggaran BOSDA merupakan anggaran yang ber-impact langsung pada penyelenggaraan proses belajar mengajar.” kata Raudi.

Berkaitan dengan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman, dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Sleman kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-8 kalinya.

Berkaitan dengan kebudayaan dan pariwisata, Ketua Komisi III DPRD Belitung Wahyudi memuji bahwa kebudayaan di Yogyakarta khususnya di Sleman, telah menjadi icon serta berkontribusi terhadap pemerintah daerah. Di Belitung kontribusi langsung bidang kebudayaan lebih sedikit daripada sektor Sumber Daya Alam (SDA).

© 2019 Humas (Afp/Yuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*