Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2020

dprdslemankab.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman menggelar sidang paripurna pada Selasa (29/10). Bertempat di Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dengan dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Pimpinan DPRD, Anggota DPRD beserta OPD se-Kabupaten Sleman. Agenda rapat paripurna yaitu Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2020. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan teks pancasila oleh H. Ardi, S.Ag., M.MPAR., MM.

Acara rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta. Dalam sambutannya beliau mengatakan pembahasan APBD Tahun Anggaran 2020 telah dilakukan oleh Komisi-Komisi DPRD masa jabatan 2014-2019 setelah ditandatanganinya KUA dan PPAS. Beliau menambahkan terkait pembahasannya, Anggota DPRD masa jabatan 2019-2024 sampai dengan tahap pembicaraan dalam rapat paripurna seperti yang tertuang dalam Pasal Sembilan (9) Tata Tertib DPRD.

Haris Sugiharta menambahkan pihaknya akan selalu mendorong agar pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2020 dapat ditetapkan sesuai waktu yang telah diagendakan oleh Badan Musyawarah, sehingga proses pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

Bupati Sleman berharap segera dilakukan pembahasan terkait RAPBD Tahun Anggaran 2020 tersebut. Bupati menyampaikan penyusunan RAPBD Tahun 2020 didasarkan pada prinsip-prinsip penyusunan anggaran yakni tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. Rencana APBD Tahun 2020 disusun berdasarkan asumsi-asumsi Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,55%; Tingkat Inflasi sebesar 3,00%; Tingkat Kemiskinan sebesar 6,36%; dan Tingkat Pengangguran sebesar 5,55%. alokasi belanja digunakan dalam rangka pencapaian target sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD tahun 2016-2021 dan RKPD tahun 2020 serta untuk mendukung pencapaian Visi Kabupaten Sleman tahun 2016-2021 yaitu “Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih Sejahtera, Mandiri, Berbudaya, dan Terintegrasikannya Sistem E-Government menuju Smart Regency pada tahun 2021”.

Pada kesempatan yang sama Bupati Sleman juga menyampaikan bahwa pengalokasian anggaran dalam Rencana RAPBD Tahun Anggaran 2020 mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku diantaranya alokasi anggaran pendidikan sebesar 22,85% dari total belanja. Alokasi anggran kesehatan direncanakan sebesar 10,67% dari total belanja. Alokasi anggaran infrastruktur publik direncanakan sebesar 31,21% dari transfer ke daerah setelah dikurangi alokasi dana desa. Alokasi Dana Desa sebesar 10,65% dari penerimaan Dana Alokasi Umum dan Bagi Hasil. Kesemua alokasi tersebut sudah melebihi dari yang dipersyaratkan minimal oleh Undang-undang.

Di akhir kesempatan Bupati menyerahkan nota keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 kepada Pimpinan DPRD. Selanjutnya Ketua DPRD Haris Sugiharta menyampaikan sesuai dengan Pasal 9 ayat (3) huruf a, Tata Tertib DPRD Kabupaten Sleman, Fraksi-fraksi diamanatkan untuk menyampaikan Pandangan Umum Fraksinya dalam rangka menanggapi RAPBD Tahun Anggaran 2020. Beliau menambahkan agenda penyampaian pandangan fraksi-fraksi akan disampaikan pada sidang paripurna pada tanggal 4 November 2019 mendatang.

© 2019, Humas (Afp/Yuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*