Resepsi Kenegaraan Menjadi Penutup Rangkaian HUT RI 74

dprd.slemankab.go.id – Resepsi kenegaraan Pemda Sleman dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 digelar pada Minggu (18/8) di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Sleman. Acara tersebut dimulai pada pukul 19.30. Menurut Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si resepsi kenegaraan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam memperingati hari kemerdekaan RI ke-74. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan resepsi kenegaraan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terbebasnya dari belenggu penjajah.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Sleman telah menerima berbagai bentuk penghargaan baik instansi maupun dari pemerintah pusat. “Pada tanggal 17 Juli 2019, Pemerintah Daerah mendapat penghargaan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dari Kementrian Hukum dan HAM yang diberikan langsung oleh Yasonna Hamonagan Laoly.” jelasnya.

Tim Penggerak Program Kesejahtraan Keluarga (TP PKK) juga meraih penghargaan Pakarti Madya III Tk. Nasional kategori Pelayanan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat dangan IVA Test. Dari sisi perdagangan, Pasar Sambi Legi meraih predikat pasar aman bebas kandungan zat berbahaya dari BPOM.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Pemkab Sleman Arif Haryono. Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum tersebut menyatakan bahwa malam resepsi kenegaraan di pendopo parasamya tersebut merupakan malam puncak acara peringatan HUT RI ke-74. Ia juga mengatakan bahwa malam resepsi kenegaraan diperingati sebagai wujud syukur atas perjuangan pahwalan dari para penjajah. Untuk sekarang ini, peringatan malam resepsi kenegaraan sebagai sarana menumbuhkan rasa persatuan, kesatuan, dan silaturahim antar warga Sleman.

Berdasarkan Surat edaran dari Kementerian Sekretaris Negara nomor B 779/M.Sesneg/Set/T.U.00.04/07/2019 tema peringatan adalah SDM Unggul, Indonesia Maju. Arif Haryono dalam pidatonya terdapat 11 rangkaian kegiatan dan beberapa kegiatan pendukung. Pada tanggal 4-9 Agustus 2019 merupakan masa karantina bagi petugas-petugas upacara bendera. Ramah tamah kebangsaan dengan para veteran, purna bakti, dll. Pada acara tersebut dibagikan kacamata gratis untuk para veteran. Pada tanggal 15 agustus 2019 merupakan pengukuhan petugas paskibraka.

Dari pihak legislatif terdapat agenda kegiatan yakni rapat paripurna DPRD dengan agenda sidang mendengarkan sidang tahunan MPR RI dan pidato kebangsaan Presiden RI pada 16 Agustus 2019. Dilanjutkan Apel Kehormatan di makam Wahidin, Mlati Sleman. Kemudian penyerahan duplikat bendera pusaka merah putih.

Pada 17 Agustus 2019 pagi, dilakukan pengibaran sang saka merah putih  dan dilanjutkan pemberian remisi kepada WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Kelas II B atau lebih dikenal sebagai Lapas Cebongan. Kemudian pada sore hari dilakukan upacara penurunan sang saka merah putih dan dilanjutkan penyerahan duplikat bendera merah putih. Kemudian barulah pada Minggu malam 18 Agustus 2019 malam resepsi kenegaraan digelar.

Arif juga mengatakan terdapat acara pendukung yang di gelar untuk kesjahteraan masyarakat “Di Kecamatan Margoluwih, Seyegan, terdapat 140 warga kurang mampu yang mendapatkan bantuan dana kesejahteraan dari pemerintah kabupaten Sleman. Ditambah dengan rehab rumah bagi 4 warga kurang mampu”. tambahnya.

© Humas DPRD Sleman (Afp,yuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*