Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2019-2024

dprd.slemankab.go.id – Dari total 50 anggota dewan terpilih, lebih dari separuhnya diisi incumbent, sebanyak 29 orang, sisanya pendatang baru. Dari 21 pendatang baru tersebut, di antaranya pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sleman Periode 2009-2014.

Sebanyak 50 anggota DPRD Sleman masa jabatan 2019-2024 yang terdiri dari 37 anggota laki-laki dan 13 anggota perempuan dilantik pada Senin (12/8). Ada delapan partai politik yang memiliki wakil di DPRD Sleman. Yakni PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKB, PKS, Golkar, PPP, dan Nasdem.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 176/KEP/2019 tentang Peresmian Pengangkatan Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman Masa Jabatan Tahun 2019-2024 dan Pemberhentian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2014-2019.

PDI Perjuangan merupakan partai pengusung terbanyak di DPRD yakni memperoleh 15 kursi, naik 3 kursi dari periode sebelumnya, 10 anggota incumbent 5 anggota baru, terdiri dari 11 Laki-laki dan 4 Perempuan. Disusul PAN 6 kursi sama dengan periode sebelumnya, 3 incumbent 3 anggota baru, terdiri dari 6 laki-laki. Gerindra dari 7 kursi turun 1 kursi untuk periode ini, 3 anggota incumbent 3 anggota baru, terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan. Untuk PKB ada peningkatan dari 5 kursi periode lalu menjadi 6 kursi, 5 anggota incumbent 1 anggota baru, total 3 laki-laki 3 perempuan. PKS masih sama dengan periode lalu mendapat 6 kursi 3 anggota incumbent dan 3 anggota baru terdiri 5 anggota laki-laki dan 1 perempuan. Golkar bertambah 1 kursi, 1 incumbent 4 anggota baru dan semuanya laki-laki. Disusul PPP dan Nasdem sama-sama turun menjadi 3 kursi, 2 incumbent dan 1 anggota baru, terdiri dari 2 laki-laki 1 perempuan.

Adapun prosesi pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sleman masa jabatan 2019-2024 yang dilaksanakan di Pendapa Parasamya Setda Kabupaten Sleman. Sebanyak 500 tamu undangan hadir untuk melihat prosesi pelantikan tersebut, undangan terdiri dari Forkopimda, Bupati, Wakil Bupati, Biro Tapem, Biro Hukum Provinsi DIY, Pejabat Instansi di lingkungan Kabupaten Sleman, Camat, Kepala Desa, LSM, Unsur Parpol, Rektor, serta Keluarga terlantik.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Sleman masa jabatan 2014-2019 Haris Sugiharta mengatakan sebanyak 72 peraturan daerah telah disahkan, 201 surat keputusan DPRD telah disetujui, 81 Surat Keputusan Pimpinan telah dikeluarkan, dan 56 persetujuan bersama telah disepakati bersama pihak eksekutif.

Ketua DPRD Kabupaten Sleman juga memohon maaf atas segala kesalahan semua anggota DPRD dalam ketugasannya menjalankan tugas dan fungsinya sebagai legislator. Ia berharap semua yang telah dihasilkan DPRD melalui kebijakan-kebijakan dapat mensejahterakan banyak pihak.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo berharap DPRD Kabupaten Sleman dapat menjalankan sesuai fungsinya sebagai fungsi anggaran, fungsi legislasi dan fungsi pengawasan dalam penyelenggaraan Pemerintah sesuai dengan yang diamanahkan oleh konstitusi. Jagalah kualitas DPRD yang mempresentasikan pluralitas aspirasi dan kepentingan masyarakat, tambahnya.

Berjalannya rapat paripurna pengucapan sumpah jabatan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Sleman Annas Mustaqim, S.H., M.Hum. serta didampingi oleh rohaniwan untuk agama Islam, Katholik dan Kristen dari Kementrian Agama Kabupaten Sleman.

Selesainya pengucapan sumpah/janji tersebut dilakukan secara simbolis yakni penyerahan palu sebagai simbol pimpinan sementara DPRD Kabupaten Sleman. Jabatan tersebut diberikan pada partai pengusung perolehan kursi terbanyak. Sesuai dengan Surat Keputusan dari DPC PDI-Perjuangan mengusulkan Jabatan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sleman yakni Haris Sugiharta, dan Wakil Ketua dr. Raudi Akmal dari Partai Amanat Nasional.

© 2019 Humas (Afp, yuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*